Thursday, June 18, 2009

Koleksi Kaset

Cerita kali ini berawal dari saat saya bersih-bersih meja.
Saat merapikan "kotak harta karun" hehehehe... Kotak ini isinya segala macam bleketek dari yang berguna hingga tidak (kurang) berguna, saya melihat ada kotak bekas wadah HP Nokia 3660 milik ibu dulu (HP-nya sendiri raib entah kemana). Penasaran, saya buka tutupnya, voila, isinya koleksi kaset-kaset saya dulu. Wew, di sini toh, ternyata...

Koleksi kaset saya cukup beragam, namun yang saya boyong ke Jakarta hanya sedikit. Ada koleksi nasyid Raihan (saya dulu fans berat Raihan hehehehe) --dari album pertama hingga ke empat atau ke lima saya lupa, Hijjaz (The Best of Hijjaz), Haddat Alwi (yang duet dengan Sulis, maupun yang solo), Sulis (solo), Rabbani (saya cuma suka satu album saja, yang Intifada), The Fikr (CintaMu), lalu ada rock (Linkin Park, dari album pertama hingga Meteora), ada Josh Groban (saya punya dua album pertamanya), Ajeb-ajeb (Safri Duo yang 3.0, lalu ada t.A.T.u. REMIXES --versi remix dari album pertamanya, lalu ada Groove Coverage -- pernah dengar lagu God Is A Girl, 7 Years and 50 Days, Moonlight Shadow? Ya itulah lagu mereka), berbagai koleksi lagu klasik (Mozart, Beethoven, Chopin, Bach), Nelly Furtado ( Folklore), Enya (A Day Without Rain, Amarantine, The Memory of Trees), Celine Dion (All The way... A Decade of Song), dan... oh My Dear Sweet Lord, satu kaset berisi lagu-lagu lama: Sweet Memories Volume 2 (1993)

» Click to show Details- click again to hide... «

Wew.......

Dari kumpulan kaset tersebut, yang menarik perhatian saya adalah sebuah kaset berjudul Musik Pengiring Belajar dengan sub-judul Meningkatkan Kecerdasan Pelajar dan Mahasiswa. Di sampul depannya ada foto bertuliskan W. A Mozart, dengan simbol makara UI (What???? Really??? Yeah, It's true...) dengan tulisan PUSKA-UI di bawahnya. Hmm, saya jadi ingat berbagai cerita mengenai bagaimana musik klasik mempengaruhi otak, tubuh, mood, hingga kecerdasan. Dulu saya beli kaset ini saat masih SMA (saya suka musik klasik sejak SMP), saat iseng melihat-lihat satu toko kaset. Huh, saat itu susah sekali mencari kaset klasik (sepertinya sampai sekarang pun masih susah).
Kaset ini berisi empat track, dengan isi yang sama baik side A maupun side B. Isinya:
» Click to show Details- click again to hide... «


Semua dari Mozart (Wolfgang Amadeus Mozart). Kaset ini dulu selalu saya putar saat sedang belajar untuk ujian. Bahkan untuk UAN juga!!! Hehehehe....

Mungkin banyak yang tidak percaya terhadap cerita mengenai lagu klasik mampu meningkatkan kecerdasan, dan saya sendiri tidak tahu apakah itu benar atau tidak. Yang pasti, saat saya mendengarkan kaset ini atau lagu klasik lagin (terutama dari Mozart), saya merasa lebih enak untuk belajar. Badan jadi rileks, detak jantung menurun, tapi otak tetep ON. Kalau saya rasakan dan pikirkan, efek lagu ini sama seperti saat kita belajar pagi buta (sekitar jam tiga pagi, hingga jam enam pagi), dimana mata dan badan masih semi-mengantuk, namun otak sudah ON. Dengan kondisi seperti ini, saya justru lebih mudah belajar, mengerjakan hitungan, ataupun menghafal.

Secara umum, efek ini saya rasakan pada hampir semua lagu klasik. Namun efek ini lebih terasa saat saya mendengarkan karya Mozart. Karya Beethoven di tempat kedua dan Chopin ditempat ketiga. Mungkin preferensi atau selera musik juga memiliki pengaruh. Dan intepretasi dari artis yang memainkan lagu tersebut juga berpengaruh, saya sendiri suka intepretasi yang romantis, emosional, dengan penekanan yang jelas. Favorit saya adalah Vladimir Ashkenazy, wikipedia , website. Saya tidak tahu terlalu banyak mengenai musik klasik, karena saya hanya ingin menikmati tanpa harus dipusingkan dengan berbagai detil-detil. Favorit saya sendiri tidak terlalu banyak, diantaranya:
  • Mozart:
    • Ein Kleine Nachtmusik: Allegro K 515.1
    • Symphony No. 40: Allegro Molto
    • Clarinet Concerto in A: Adagio
    • Sonata in A: Rondo alla turca (Turkish March)
    • Symphony No. 41 "Jupiter": Molto allegro K 551

  • Beethoven:
    • Für Elise
    • Moonlight Piano Sonata I. Adagio sostenuto
    • Turkish March from Ruins of Athens
    • Pathtiqué Piano Sonata II. Adagio cantabile

  • Chopin:
    • Funeral March from Piano Sonata No. 2
    • Raindrop Prelude in D-flat Major

yang lainnya saya lupa (duh, di rumah tidak ada pemutar kaset, jadi saya sudah lupa yang mana yang saya suka).

Ada berbagai hasil penelitian menunjukkan efek musik klasik pada tubuh yang baik untuk belajar. Misalkan dari http://www.cerebromente.org.br/n15/mente/musica.html:
Responses to music are easy to be detected in the human body. Classical music from the baroque period causes the heart beat and pulse rate to relax to the beat of the music. As the body becomes relaxed and alert, the mind is able to concentrate more easily. Furthermore, baroque music decreases blood pressure and enhances the ability to learn. Music affects the amplitude and frequency of brain waves, which can be measured by an electro-encephalogram. Music also affects breathing rate and electrical resistance of the skin. It has been observed to cause the pupils to dilate, increase blood pressure, and increase the heart rate.

Lalu dari buku Quantum Learning (wah, buku saya itu kemana yah?? Kok ngilang???) yang pernah saya baca juga menyebutkan berbagai hasil pengujian efek musik klasik, yang tidak hanya berpengaruh terhadap manusia, tapi hingga tumbuhan. Tumbuhan yang digunakan sebagai percobaan tumbuh menuju arah speaker asal musik klasik, seperti tumbuhan yang tumbuh menuju sinar matahari. Wew.....

Terlepas dari berbagai debat mengenai benar atau tidaknya musik klasik berpengaruh terhadap manusia, saya sendiri merasakan berbagai efek lagu-lagu tersebut. Saat belajar, dengan diiringi musik klasik, saya jadi lebih mudah berkonsentrasi, lebih santai, dan lebih mudah dalam mengerjakan soal. Jadi jika anda, atau keluarga, teman ataupun kenalan anda ada yang mengalami masalah susah konsentrasi saat belajar, musik klasik dapat dicoba. Putar musik klasik saat belajar, dengan volume yang normal, jangan terlalu keras. Semoga berguna.

Beberapa tautan yang menarik untuk dibaca:
http://en.wikipedia.org/wiki/Mozart_effect
http://www.cerebromente.org.br/n15/mente/musica.html
http://www.fortunecity.com/emachines/e11/86/mozart.html
Blogged with the Flock Browser

2 comments:

Geri Syandra Yusman said...

HAlloo!! saya juga merasakan hal yg sama, "Musik Pengiring Belajar"......MOhon maaf, Ada yang tahu ga di mana saya bisa mendapatkan cd audio original karya W.A Mozart yg dikemas PUSKA UI ke dalam album "Musik Pengiring Belajar" yg (piano) dimainkan oleh Clementia?? saya sangat membutuhkannya, kenapa? karena kondisi kaset yang saya beli sekitar 14 tahun silam suaranya sudah tidak sejernih dulu & menurut saya Clementia memainkannya dengan sangat apik, dinamikanya asyik serta karya demi karya dalam album tersebut termixing dengan natural. Tolong beritahu yaa di mana saya mendapatkan cd "Musik Pengiring Belajar" tsb... Terima KAsih (081223564886) ==Mudah2 an Clementia membaca ini== hehe

Panjoel said...

Mas Geri, saya juga sedang mencari.... :D