Showing posts with label Cosmic Journey. Show all posts
Showing posts with label Cosmic Journey. Show all posts

Friday, January 06, 2012

PC Sync untuk Nexian Cosmic Journey (Gigabyte Gsmart G1315)

Pengguna Nexian Cosmic Journey saat menghubungkan ponsel ke komputer dengan kabel data pasti akan menemui berbagai pilihan, salah satunya PC Sync. Namun sayangnya perangkat lunak untuk melakukan sinkronisasi tidak tersedia, baik di ROM ponsel, di paket pembelian, maupun di situs Nexian. Akibatnya, kita tidak dapat melakukan akses ke pesan, kontak dan berbagai data lain melalui komputer. Proses backup manual juga tidak dapat dilakukan. Memang ada fasilitas sinkronisasi melalui server Google, tetapi kurang komplit rasanya jika kita tidak dapat melakukan edit secara manual.

Saya mencoba menghubungi Gigabyte selaku OEM ponsel ini, namun sayang sekali, jawaban dari mereka tidak memuaskan. Inti dari jawaban mereka adalah: ponsel yang mereka jual, dukungannya diserahkan kepada si pembeli tersebut, dan Gigabyte sudah lepas tangan. Grr..... ngeselin.

Namun kekesalan tersebut berakhir sudah, karena saya menemukan situs tempat mengunduh perangkat lunak untuk ponsel Nexian Cosmic Journey / Gigabyte Gsmart G1315!!! Tidak hanya perangkat lunak untuk sinkronisasi dan management, tetapi juga berkas pembaruan firmware. Mantab.

Kali ini saya ingin membahas perangkat lunak untuk management ponsel yang bernama Android Manager. Perangkat lunak ini dapat diunduh di sini. Pastikan koneksi internet anda stabil, karena ukurannya lumayan besar, sekitar 55,4 Mb. Setelah selesai, ekstrak dan install. Tampilan awalnya seperti ini:

Simbol ponsel-komputer di kiri bawah akan berubah hijau saat ponsel tersambung.
 Ada beberapa menu yang tersedia: Contacts, Messages, Photos, Videos, Music, Application, Files, Sync. Di menu Sync, kita bisa mensinkronisasi berbagai berkas: Contacts, Calendar, Camera, Camcorder dan Folders. Untuk melakukan backup data menyeluruh, ada di menu di toolbar atas File > Backup & Restore. Sekarang jika anda sedang tidak ada koneksi internet, anda tetap dapat mem-backup data-data anda dengan komputer.
Menu Sync.
 Selamat menggunakan.

Update Android Nexian Cosmic Journey (Updated 1,2)

PERINGATAN: LAKUKAN LANGKAH-LANGKAH PEMBARUAN DENGAN RESIKO ANDA TANGGUNG SENDIRI. SAYA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB JIKA TERJADI MASALAH DENGAN PONSEL ANDA.

Saya sudah cukup lama menggunakan ponsel Nexian Cosmic Journey.  Ada beberapa kekurangan yang saya temui: sim card yang sering tidak terdeteksi, output headset yang amburadul, layar yang over-sensitive, sering restart saat dihubungkan ke komputer dengan kabel data, dan sensor sinar yang tidak bekerja semestinya.
 
Setelah melihat-lihat sistemnya, ternyata ponsel Nexian Cosmic Journey sejatinya rebrand dari ponsel buatan Gigabyte: Gsmart G1315, namun dengan modul kamera yang dikecilkan menjadi 3 mega pixel. Di web Gsmart sendiri, ternyata sudah ada update firmware yang mengatasi masalah-masalah tersebut. Namun sayangnya pihak Nexian agak lambat dan kurang terbuka dalam penyediaan update tersebut. Di website Nexian tidak ada keterangan update ataupun software yang bisa diunduh untuk ponsel Cosmic Journey ini.

Dari hasil browsing internet, saya menemukan firware terbaru untuk Gsmart G1315 ini adalah 0.50.2 sedangkan versi bawaan Coney adalah 0.21.8. Banyak pembenahan yang  dibawa versi ini. Tapi sayangnya, saat saya coba untuk memperbarui Coney saya dengan berkas ini, proses gagal karena versi dan tipe ponsel yang berbeda. Frustasi, saya bersabar saja, sampai akhrinya ada informasi dari forum lokal mengenai update yang tersedia di Nexian Center. Menyebalkan, kenapa Nexian tidak membuat pengumuman resmi? Atau menyediakan berkasnya untuk diunduh, seperti pada saat update Nexian Journey dulu?

Buat yang malas ke Nexian Center (seperti saya), atau jauh dari Nexian Center, dan mempunyai koneksi internet yang stabil, ada work-around untuk memasang pembaruan Gsmart G1315 ke Coney. Caranya seperti ini:
1. Siapkan berkas pembaruan yang hendak dipasang. Anda bisa mengunduh berkasnya di sini. Pastikan koneksi anda stabil (tidak putus-putus) karena ukuran berkas lumayan besar, sekitar 99 Mb. Sayangnya di situs tersebut tidak ada md5sum dari berkas yang disediakan, jadi kita bisa melakukan pengecekan apakah berkas yang kita unduh sempurna atau tidak. Kalau md5sum dari berkas yang saya unduh dan gunakan (GSmart_G1315_V0.50.2_PL_CZ.zip) adalah:
a0b674664f5d629dee539c77db707602
Melakukan pengecekan md5sum (untuk windows) bisa menggunakan perangkat lunak dari sini.

2. Pastikan anda sudah melakukan rooting Coney anda. Gunakan z4root. Lalu gunakan aplikasi Root Explorer untuk menjelajah berkas di sistem Coney. Lakukan backup seluruh data dan sistem anda, baik secara online atau menggunakan Titanium Backup. Jika menggunakan Titanium Backup, jangan lupa membuat pemasang Titanium Backup Safe Mode (update.zip) untuk berjaga-jaga.

3. Menggunakan Root Explorer, edit berkas berikut:
/system/etc/sw_ver.txt
(maksudnya adalah, jelajahi berkas sistem anda di bagian System lalu ke Etc lalu di dalam folder Etc tsb, cari berkas bernama sw_ver.txt). Cari baris
"BUILD_SW_PROJ =Nexian"
ganti "Nexian" dengan "pl_cz".

 4. Edit berkas:
/system/build.prop
Ganti semua bagian "Nexian" dengan "Gsmart" dan "A892" dengan "G1315". Jangan lupa simpan.

5. Ekstrak berkas ZIP yang tadi diunduh, di dalamnya ada berkas bernama update.zip, salin berkas tersebut ke dalam kartu microsd anda. Taruh di bagian paling atas, jangan masukkan ke dalam folder apapun. Anda bisa menggunakan pembaca kartu (card reader) atau kabel data Coney.

6. Matikan ponsel, pastikan baterai terisi penuh untuk menghindari ponsel mati saat proses pembaruan berjalan. Tekan dan tahan tombol kamera, lalu tekan tombol power. Saat lampu indikator ponsel sudah berkedip biru, anda dapat melepas tombol kamera. Ponsel akan masuk ke System Recovery Mode, dan anda akan menjumpai pilihan untuk melakukan update. Gunakan tombol volume untuk bergulir ke atas/bawah dan tombol kamera untuk memilih.

7. Jawab "Ya" untuk memulai proses pembaruan. Tunggu hingga ponsel melakukan restart. Jika ada masalah, atau tidak bisa masuk ke home, masuk ke System Recovery Mode lagi, lalu lakukan wipe cache dan wipe data. Lalu nyalakan ulang. Selesai.
Tampilan booting:
Firmware baru menggunakan Android 2.2.2 sedangkan sebelumnya adalah 2.2.1:

Tampilan home baru:
Pembaruan ini menyelesaikan semua masalah yang saya sebutkan di bagian awal tulisan: sim card tidak lagi muncul hilang (lebih stabil), output headphone stabil bersih, sensor sinar (untuk pengaturan kecerahan layar otomatis) bekerja dengan baik, layar tidak berlebihan lagi, dan tidak restart saat di hubungkan ke komputer dengan kabel data. Juga ada tambahan menu baru: People.

Saya menemui bug: jika Coney dijadikan hotspot (menggunakan fasilitas wireless tethering), Coney selalu terkunci, dalam artian layar mati, tidak dapat dibawa hidup. Bahkan saat saya coba telpon dengan ponsel lain, Coney saya tidak memberikan reaksi apa-apa, padahal sudah ada nada tunggu di ponsel yang saya gunakan untuk menelpon. Satu-satunya cara adalah cabut baterai, karena ponsel benar-benar terkunci, semua tombol tidak berfungsi. Namun anehnya, tethering tetap jalan, karena saya tetap dapat mengakses internet dari laptop saya. Untuk USB Tethering sendiri, saat awal-awal digunakan tidak ada masalah, namun saat mengakses menu, akhirnya sama saja seperti wireless tethering, Coney terkunci dan tidak dapat diakses walau proses tethering tetap berjalan.
Alternatif: gunakan aplikasi tethering dari Market. Saya mencoba OpenGarden (wireless tethering) dan Coney tetap dapat diakses walau tethering berjalan). Update 1: menggunakan Open Garden, tethering putus beberapa saat setelah layar mati. Mungkin karena kebijakan power saving.
Update 2: Setelah dipergunakan beberapa lama, sekarang saya sudah tidak pernah menjumpai bug ini. Mungkin setelah dilakukan flash ulang sistem Coney masih belum stabil, atau hang dikarenakan kepanasan.

Ingat: semua resiko anda tanggung sendiri. Semua label dan software bawaan Nexian akan dihapus dan diganti bawaan Gigabyte Gsmart. Anda dapat menyalin berkas boot.zip bawaan Nexian untuk mengganti berkas boot.zip Gsmart setelah update. Dan anda dapat mengganti semua Gigabyte GSmart G1315 di build.prob dan sw_vers.txt kembali ke Nexian dan A892 jika anda mau.

Selamat mencoba, semoga berhasil.

Tuesday, June 21, 2011

Review: Nexian Cosmic Journey (Updated 1, 2, dan 3)

Saya sudah lama ingin ganti handphone, tapi baru kesampaian saat ini. Maklum baru ada dana hahaha. Di pameran komputer dan handphone di JCC kemarin saya berkesempatan memboyong pulang handphone Android Nexian Cosmix Journey. Lumayan murah, 1,5 juta saja. Saya sebenarnya mengincar CSL Mi320 seharga 1jt tapi ternyata sudah habis.

Kok Nexian sih? Kenapa tidak X8 atau Galaxy Mini atau Optimus ME yang sama-sama berharga 1,5jt? Alasannya: layar. Saya butuh layar yang cukup lebar dengan resolusi yang cukup dan multitouch. X8 layarnya 3,2" dan tidak mendukung multitouch, Galaxy Mini dan Optimus ME resolusi layarnya hanya 240x320. Saat dibandingkan, terlihat jelas layar Coney lebih halus dari Mini / ME, tapi masih kalah halus jika dibandingkan dengan X8, Samsung Galaxy Gio (ya iyalah, secara, Gio dan X8 memiliki resolusi 320x480 dengan penampang 3,2") apalagi saat dibandingkan dengan layar Apple Iphone 4 (no comment deh).

Fisiknya: tombol power dan lubang jack audio diatas; tombol volum, slot microsd dan kamera di samping kanan; slot microusb di bawah; dan tidak ada apa-apa di sisi kiri :D. Di bagian muka ada ear-speaker (ga tau istilahnya); light sensor; tulisan Nexian; layar 3,5" dengan proximity sensor; empat tombol capacitive/ tombol sentuh; dan lubang mic di bawah. Bagian belakang terdapat lubang speaker dan kamera.
Spesifikasi Nexian Cosmic Journey (yang saya beri nama Coney ini) adalah:

  • Prosesor Arm6 528MHz
  • Ram 160Mb update: ternyata RAM Coney memang 256 Mb, yang 100 Mb dipakai oleh kernel linux.
  • Memory internal 200Mb
  • Layar 3,5" HVGA 320x480 capasitive touchscreen dengan multituch support
  • Kamera 3 Mpix dengan flash light minus autofocus
  • Fitur lainnya standar Android: 3G, bluetooth, gps, wifi, microsd slot, auto-rotate, dll.
  • Kelengkapan paket pembelian: unit hp, baterai, headset, charger dan kabel data microusb, microsd 1gb yg terisi Nexian music player dan berbagai buku dan kertas-kertas.
Kalau dilihat dari sisi prosesor dan ram, hp ini masih dibawah seri Android keluaran Nexian sebelumnya, yaitu Nexian Journey. Dan dari sisi kinerja memang cukup terasa, scrolling dan akses menu tidak sehalus X8 ataupun Samsung Galaxy Mini (keduanya memiliki prosesor berkecepatan 600 MHz dengan ram 256Mb --X8 384Mb --Mini) tapi untuk keperluan sehari-hari masih cukup kok. Asal jangan digunakan untuk memainkan game HD ataupun video 360 dpi keatas, pasti patah-patah :D

Sistem Android Froyo yang dibawa Coney ini termasuk vanilla (masih asli tanpa ada perubahan), hanya home atau launcher saja yang diubah oleh Gigabyte (oh iya, Coney ini rebrand produk Gigabyte Gsmart, tapi saya kurang tahu seri apa, sepertinya sih Gsmart Rola. Ini video preview Gigabyte Gsmart Rola http://www.youtube.com/watch?v=qUr5SpHyPQk).

Di launcher bawaan Coney, ada panel bawah dengan tiga icon: Dialer, Menu, dan Contact yang dipisahkan dua titik di kiri dan di kanan. Titik-titik ini menunjukkan home screen yang berjumlah empat (dan sayangnya tidak bisa dikurangi). Home screen bisa dipindah dengan menggeser layar ke kiri-kanan atau dengan menyentuh titik-titik di panel bawah. Tekan-tahan panel bawah dan empat preview home screen akan tampil yang memudahkan kita melihat dan berpindah home screen dengan cepat.

Menu Coney masih standar Android 2.2 (Froyo) dengan scrolling ke atas-bawahnya (update: tersedia update build number froyo di Nexian Center yang memperbaiki stabilitas penangkapan sinyal. Tapi tidak bisa di-root dengan z4root. Sumber Kaskus).
Akses menu cukup cepat, namun terkadang ada sedikit lag saat scroll terlalu cepat. Fitur-fitur di dalamnya juga masih vanilla Android, mulai dari contact, messaging, email, music player, file manager, galery hingga kamera. Berbeda dengan produk keluaran produsen lain yang rata-rata sudah dikustomisasi (TouchWiz, MotoBlur dll). Performa layar capacitive Coney sendiri termasuk bagus, responsif, dan jernih. Sayang saat dibawah sinar matahari tampilannya pudar sekali dan sulit untuk dilihat (update: pasang brightness ke nilai maksimum, lumayan bisa dilihat di bawah sinar matahari).

Seperti yang disinggung di atas, tampilan pemutar musik Coney ini standar bawaan Android. Kualitas speakernya sendiri saya tidak pernah mencoba, karena saya tidak menggunakan hp ini sebagai pemutar musik :D. Keluaran suara dari jack audionya mengecewakan: bass terlalu besar dengan mid-bass yang melebar kesemua frekuensi, treble yang sangat roll-off dan midle yang mundur. Sansa Clip saya mampu memberikan output yang jauh lebih bagus. Saya menggunakan IEM MEElectronic M6, headphone dBE PH10 dan headphone Audio-Technica ATH-SJ33. Kalau anda seorang audiophile, jangan dekati pemutar musik hp ini... Update2: ternyata ini masalah dari firmware yang kurang stabil. Cara restart kualitas audio: nyalakan pemutar musik, lalu pindah ke radio, pilih satu gelombang lalu langsung pindah ke pemutar musik dan mainkan lagu. Tanpa menghentikan lagu, matikan radio. Kualitas suara Coney lumayan, outputnya rich agak bright. Bass agak boomy, separasi dan soundstage so-so saja.

Hasil kameranya diluar dugaan, bagus juga. Beda dengan hasil kamera ponsel-ponsel lokal lainnya :D. Lampu kilatnya hanya mampu mencapai jarak sekitar 40-50cm. Sayang, dengan pengaturan standar, warna hasil tangkapan terlihat kebiru-biruan. Mengubah pengaturan warna ke mode outdoor memperbaiki hasil kameranya. Di unit yang saya miliki, tombol kameranya agak susah digunakan, perlu tekanan yang agak keras.
Update 3: contoh hasil kamera.
Hasil  foto sore hari sekitar pukul 15.30 WIB
Hasil foto pagi sekitar 05.45 WIB
Foto siang hari sekitar jam 12.45 WIB

Bluetooth dan wifi bekerja tanpa masalah. HSPDA tersedia di slot sim pertama sedangkan slot sim kedua hanya sampa EDGE saja. Penangkapan sinyal sangat bagus. Terdapat fasilitas tethering di sini baik melalui wifi maupun melalui kabel data (dengan kata lain Coney menjadi modem internet). GPS-nya sangat cepat malakukan penguncian (luar ruangan dan rumah hunian biasa), tapi jika di dalam gedung bertingkat akan memakan waktu lebih lama.

Ah, bosan membaca isi post yang isinya kata-kata terus? Nih, saya sudah siapkan tangkapan layar dari tampilan Coney:
Home screen/ launcher default Coney
Home screen kedua Coney dengan widget on'off internet, sim switcher, wifi tethering dan on/off fasilitas lainnya.
Notification area yang dimunculkan dengan menarik kebawah panel atas. Masih vanilla tanpa tambahan apa-apa.
Menu Coney yang diakses dengan scroll atas-bawah.
Fasilitas akses cepat aplikasi yang baru dibuka dengan menyentuh-tahan tombol home.
Contact vanilla Android dengan fasilitas pencari cepat berdasar huruf awal.
Pemutar musik standar Android. Sayang outputnya mengecewakan.
Galeri standar Android, tanpa efek 3 dimensi dan lain-lain.
Galeri standar. Efek pinch-to-zoom bisa digunakan karena layar Coney mendukung multitouch.
Informasi versi Android, kernel Linux, dll.
Informasi detail dengan bantuan aplikasi tambahan. Ternyata prosesor Coney hanya 528 MHz dengan ram 160 Mb bukan 600 MHz / 256 Mb seperti kata iklan.
Baterai Coney memiliki rating 1260 mAh dengan jenis Li-Po (Lithium-Polymer). Waktu pengisian sekitar 3-4 jam jika mengisi dalam keadaan hidup dan lebih dari 8 jam di kondisi mati. Aneh memang (update: jika cahrging sudah beberapa jam tidak segera penuh, copot charger, matikan hp, tunggu hingga baterai dingin, charge ulang. Bila baterai panas Coney ini menolak untuk di-charge). Dengan penggunaan standar, Coney (seperti handset Android lainnya) sanggup bertahan satu hari penuh. Matikan koneksi internet, wifi, bluetooth, gps, slot sim kedua, dan underclock prosesor maka Coney bisa bertahan hingga 2 hari.

Kesimpulannya, untuk sekedar berinternet (browsing, facebook, twitter), game ringan (angry bird, crazy bird, dll) dan sedikit edit dokumen, masih sangat cukup. Gamer dan movie freak, silakan melihat ke handphone atau ke pmp lain yang lebih powerfull.